• Thu. Oct 29th, 2020

Sentuh Triliunan, Berapa Harga Mobil Formula 1 ?

(ilustrasi)Bola.com, Jakarta Pernahkah kamu tahu harga sebuah mobil Formula 1? Jet darat ini merupakan salah satu olahraga termahal di dunia hingga saat ini.

Untuk keseluruhan mengikuti kompetisi saja, setiap tim harus mengeluarkan setidaknya triliunan. Sebut saja Tim Ferrari, Red Bull, dan MacLaren yang diperkirakan mengeluarkan uang sampai USD 320 juta atau sekitar Rp 4,2 triliun pertahun.

Bagian dari pengeluaran itu terdapat juga biaya mobil untuk setiap lintasan. Setiap tim juga membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk membangun jet darat yang kompetitif di atas lintasan. Ya bisa dibilang, mobil itu sangat mahal harga dan biaya merawat.

Dilansir liputan6.com, whole biaya untuk membangun mobil Formula 1 minimal USD 9,four juta atau sekira Rp a hundred twenty five miliar. Hal itu meliputi untuk komponen paling mahal, yaitu engine unit. Part itu berkisar minimal USD 7,7 juta hingga USD 10 juta. Wow.

Sementara itu, bagian sasis juga terbilang mahal. Rangka bawah yang digunakan terbuat dari serat karbon monocoque, bahan sintetis yang kuat tapi tetap ringan. Harga per sasisnya mencapai US$ 650 juta atau setara Rp eight,7 Miliar. Sementara untuk gearbox rata-rata dibanderol US$ 480 ribu.

Namun tidak ada angka yang pasti mengenai pengeluaran tim setiap musimnya. Sebab, baik pihak penyelenggara maupun tim yang tampil biasanya tertutup dengan information-knowledge pengeluarannya.

Level decacorn

Kalau dilihat biaya pengeluaran untuk keseluruhan tim dalam setahun, setiap tim mampu membuat perusahaan sekelas unicorn. Istilah itu untuk sebuah perusahaan yang memiliki nilai valuasi lebih dari US$ 1 miliar hingga US$ 10 miliar (setara Rp 14 triliun hingga Rp a hundred and forty triliun).

Beda hal dengan decacorn. Sebutan untuk startup yang memiliki valuasi lebih dari USD 10 miliar. Valuasinya 10 kali lipat lebih besar dibandingkan unicorn, namun 10 kali lipat di bawah hectocorn.

Nah, jasa transporasi online, Grab telah berlevelkan decacorn pertama di Asia Tenggara. Artinya, valuasi Grab sudah mencapai lebih dari 10 miliar dollar AS. Bermula dari modal 250 juta greenback AS, sekarang valuasi Grab sebesar eleven miliar dolar AS atau Rp one hundred fifty five triliun. Grab pun masih terus mengukir sejarah baru.

(*)

*